Leave Your Message
Bisbentiamin / Bitiamin / Tiamin disulfida / Benzoiltiamin disulfida
Produk

Bisbentiamin / Bitiamin / Tiamin disulfida / Benzoiltiamin disulfida

Bisbentiamin (CAS No. 2667-89-2) adalah turunan dari vitamin B1 (tiamin), dengan nama kimia dibenzoil disulfida tiamin, rumus molekul C₃₈H₄₂N₈O₆S₂, dan berat molekul 770,92.

    Informasi dasar dan sifat kimia

    Bisbentiamin (CAS No. 2667-89-2) adalah turunan vitamin B1 (tiamin), dengan nama kimia dibenzoil disulfida tiamin, rumus molekul C₃₈H₄₂N₈O₆S₂, dan berat molekul 770,92. Ciri strukturalnya adalah dua gugus benzoil dihubungkan oleh ikatan disulfida, yang memberikannya kelarutan dan stabilitas lemak yang unik. Dari segi sifat fisik, densitasnya adalah 1,331 g/cm³, titik lelehnya 140-145℃, dan titik didihnya 987,4℃ (nilai prediksi). Produk ini perlu disimpan jauh dari cahaya dan kelembapan pada suhu kamar.

    Mekanisme fungsional dan efek kesehatan nutrisi

    Sebagai turunan vitamin B1, bisbenziltiamin memiliki berbagai potensi di bidang suplementasi nutrisi dengan mengoptimalkan bioavailabilitas:

     

    1.Bioavailabilitas yang ditingkatkan:

    Dibandingkan dengan tiamin yang larut dalam air, strukturnya yang larut dalam lemak lebih mudah menembus membran sel, sehingga meningkatkan efisiensi penyerapan, dan dengan demikian meningkatkan kadar koenzim aktif seperti tiamin pirofosfat (TPP) dalam tubuh, mendukung metabolisme energi dan fungsi sistem saraf.

     

    2.Mengatur metabolisme gula dan antioksidasi:

    Dengan mengaktifkan transketolase, enzim ini mendorong normalisasi metabolisme glukosa dan mengurangi akumulasi produk akhir glikasi lanjut (AGEs), sehingga melawan kerusakan oksidatif dan komplikasi diabetes (seperti neuropati dan retinopati) yang disebabkan oleh hiperglikemia.

     

    3.Efek sinergis:

    Beberapa suplemen makanan menggabungkannya dengan vitamin B lainnya (seperti tiamin sulfozinkat) untuk mengoptimalkan jalur metabolisme dan meningkatkan efek anti-kelelahan dan neuroprotektif melalui efek sinergis dari bentuk koenzim.

    Skenario Aplikasi dan Contoh Produk

    Penggunaan bisbenzamide dalam suplemen makanan terutama terfokus pada hal-hal berikut:

     

    1.Diabetes dan kesehatan metabolik:

    Bagi penderita gula darah tinggi, vitamin ini melindungi pembuluh darah dan jaringan saraf dengan menghambat pembentukan AGEs, dan sering digunakan untuk mencegah komplikasi seperti neuropati diabetik.

     

    2.Metabolisme energi dan anti-kelelahan:

    Sebagai koenzim, ia berpartisipasi dalam siklus asam trikarboksilat dan mendorong konversi karbohidrat menjadi energi. Sangat cocok untuk orang yang melakukan aktivitas fisik berat atau mudah lelah.

     

    3.Dukungan sistem saraf:

    Memperbaiki kekurangan vitamin B1 yang disebabkan oleh alkoholisme atau malnutrisi, dan menjaga fungsi konduksi saraf.

     

    Dieselamide telah menjadi bahan populer di bidang suplemen nutrisi karena bioavailabilitasnya yang tinggi dan berbagai fungsi pengaturan metabolisme. Namun, penggunaannya masih perlu dikombinasikan dengan kebutuhan individu dan ditambahkan secara ilmiah berdasarkan diet seimbang. Di masa depan, dengan kemajuan teknologi biologi sintetik dan pendalaman penelitian klinis, potensi bahan ini di bidang pencegahan penyakit kronis dan nutrisi presisi akan semakin terungkap.